untuk press release

Optimalisasi Peringkat Kredit Alternatif (PKA) untuk Akselerasi Inklusi Keuangan Mikro Syariah

Jakarta, 2 Juni 2026, masih banyak masyarakat Indonesia, Sekitar 97,74 orang di Indonesia yang masih berstatus UNBANKED khususnya pelaku UMKM dan sektor ekonomi mikro, yang menghadapi keterbatasan akses pembiayaan karena belum memiliki riwayat kredit formal yang memadai. Pendekatan penilaian kredit konvensional yang mengandalkan data historis dan agunan sering kali belum mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat yang membutuhkan akses keuangan. Kondisi ini menjadi tantangan dalam mendorong inklusi keuangan yang lebih luas dan merata.

Untuk menjawab tantangan tersebut, Bank Nano Syariah berkolaborasi dengan Cloudun Technology Indonesia melakukan audiensi kepada OJK pada selasa, 2 Juni 2026 untuk berdiskusi mengenai masalah inklusi keuangan. Solusi ini memanfaatkan teknologi digital dan kecerdasan buatan untuk menganalisis berbagai sumber data alternatif sehingga memungkinkan proses verifikasi dan penilaian kredit dilakukan secara lebih cepat, akurat, dan relevan dengan kondisi terkini calon nasabah. Pendekatan ini melengkapi informasi yang diperoleh melalui SLIK sehingga memberikan gambaran yang lebih komprehensif mengenai profil dan kapasitas finansial calon penerima pembiayaan.

Melalui implementasi PKA, akses pembiayaan diharapkan menjadi lebih inklusif bagi pelaku UMKM, pedagang, petani, dan masyarakat yang sebelumnya belum terlayani oleh sistem perbankan formal. Kolaborasi ini merupakan langkah strategis dalam mendukung transformasi digital sektor keuangan syariah, meningkatkan kualitas penyaluran pembiayaan, serta memperkuat ekosistem keuangan yang berkelanjutan dan berdaya saing di Indonesia.

PKA (Peringkat Kredit Alternatif) menghadirkan pendekatan penilaian kredit yang lebih modern dibandingkan metode konvensional. Jika penilaian tradisional umumnya mengandalkan dokumen seperti slip gaji, BI Checking, serta aset jaminan sebagai dasar keputusan, PKA memanfaatkan data digital dari aktivitas telekomunikasi, e-commerce, dan berbagai sumber data alternatif lainnya.

Menjadi Salah Satu Lembaga Skoring Kredit Inovatif Pertama yang Terkualifikasi

PT Cloudun Technology Indonesia: Menjadi Salah Satu Lembaga Skoring Kredit Inovatif Pertama yang Terkualifikasi OJK dan Bersinar di OJK Digital Finance Innovation Day 2025 dengan Easyskor

Pada 12 Agustus 2025, Semarang, Jawa Tengah, menjadi tuan rumah acara tahunan bergengsi di sektor keuangan Indonesia, yaitu “OJK Digital Finance Innovation Day 2025”. Diselenggarakan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), acara ini tidak hanya menjadi forum untuk meninjau inovasi industri, tetapi juga wadah bagi regulator, pelaku industri, dan mitra untuk mendiskusikan masa depan keuangan digital. Mulai dari mengevaluasi kemajuan inovasi teknologi sektor keuangan (ITSK) hingga membangun konsensus menuju ekosistem keuangan digital yang lebih tangguh dan inklusif, acara ini berhasil menarik perhatian dan harapan seluruh industri.

PT Cloudun Technology Indonesia merasa terhormat karena diundang oleh OJK untuk berpartisipasi dalam acara ini. CEO Aggi Nauval (juga mewakili Asosiasi Fintech Syariah Indonesia/AFSI), Aji Lesmana, dan Bapak Iskandar hadir dalam kesempatan tersebut. Mereka tidak hanya ikut serta dalam diskusi mendalam sebagai tolok ukur inovasi kepatuhan industri, tetapi juga menampilkan pencapaian besar yang dibangun di atas “fondasi kepatuhan” di panggung industri.

Inovasi Teknologi Alternatif Skor Kredit

Kehadiran PT Cloudun dalam acara ini lebih dari sekadar simbolis; perusahaan ini memperkenalkan sebuah inovasi teknologi yang dipandang sebagai terobosan baru bagi penyedia skor kredit. Sistem ini tidak hanya menilai kondisi finansial nasabah melalui metode alternatif, tetapi juga memberikan dukungan berkelanjutan untuk meningkatkan inklusi dan literasi keuangan secara berkesinambungan.

Sorotan utama dari partisipasi PT Cloudun adalah peluncuran resmi Easyskor, sebuah aplikasi inovatif yang dirancang untuk merevolusi industri skoring kredit alternatif. Easyskor menawarkan platform komprehensif untuk menilai kemampuan dan kelayakan finansial, dilengkapi dengan kemampuan pengembangan berkelanjutan, guna meningkatkan literasi keuangan dan mengatasi tantangan inklusi keuangan. Dengan pendekatan inovatifnya, Easyskor diharapkan memberikan nilai besar sekaligus mendorong perubahan positif di industri jasa keuangan.

Pengakuan Resmi dari OJK

image

Patut disebutkan bahwa PT Cloudun telah mendapatkan pengakuan resmi di bidang skoring kredit inovatif: setelah mengajukan permohonan pendaftaran melalui Sistem Perizinan dan Pendaftaran Terintegrasi (SPRINT) OJK pada 4 September 2024, dilakukan tinjauan lapangan pada 20–21 Januari 2025, lalu menyerahkan dokumen final pada 10 Maret 2025, dan akhirnya berhasil memperoleh surat tanda terdaftar dari OJK pada 17 Maret 2025. Dengan demikian, PT Cloudun menjadi salah satu dari 10 lembaga di bidang ini yang menerima surat kebijakan resmi.

“Kami selalu percaya bahwa nilai teknologi tidak hanya terletak pada ‘menyelesaikan masalah’ tetapi juga pada ‘menciptakan kemungkinan,’” ujar Aji Lesmana, perwakilan PT Cloudun Technology Indonesia, dengan tekad yang kuat saat presentasinya. “Sejak menerima surat tanda terdaftar dari OJK, tekad kami semakin bulat. Penciptaan Easyskor bukan hanya untuk mendefinisikan ulang standar skoring kredit alternatif, tetapi juga untuk menjadi ‘kunci’ – membantu individu melihat arah finansial mereka dan membantu lembaga mengidentifikasi jalur layanan yang tepat, sehingga setiap kebutuhan dapat dikenali dan dipenuhi, demi terciptanya ekosistem keuangan yang lebih sehat.”

Konfirmasi Filosofi: Inklusi Keuangan Berbasis Kepatuhan dan Inovasi

Dari menetapkan standar kepatuhan dengan memperoleh gelombang pertama surat tanda terdaftar OJK hingga memperkenalkan Easyskor di forum industri bergengsi, penampilan PT Cloudun Technology Indonesia di OJK Digination Day 2025 melampaui sekadar “tampilan.” Ini adalah konfirmasi kuat atas filosofi perusahaan: “Inklusi keuangan berbasis kepatuhan dan didorong inovasi.” Lebih jauh lagi, ini juga merupakan deklarasi tegas atas komitmen mendalam perusahaan dalam membangun ekosistem keuangan digital Indonesia. Ke depan, PT Cloudun akan terus menggunakan teknologi sebagai pena dan kolaborasi sebagai tinta untuk melangkah maju dalam mewujudkan layanan keuangan yang lebih inklusif dan tangguh.


Tentang PT Cloudun Technology Indonesia

Sebagai pionir teknologi yang berfokus pada layanan keuangan, PT Cloudun Technology Indonesia tetap berkomitmen pada misi awalnya: “Inovasi Memberdayakan Keuangan.” Mulai dari mengembangkan solusi digital yang aman dan andal hingga berfokus pada inklusi keuangan dan optimalisasi pengelolaan keuangan, setiap langkah eksplorasinya bertujuan memberikan mitra industri dan pengguna layanan teknis yang “hangat dan efektif.” Dengan memanfaatkan inovasi dan fondasi tanggung jawab, PT Cloudun terus berkembang menjadi enabler yang tak tergantikan dalam ekosistem keuangan digital Indonesia.